Sunday, March 29, 2020

#MenjadiBuibu : Monotasking Demi Kesehatan Mental Working Mom


Beberapa bulan lalu,sejak awal tahun 2020, saya yang mendadak punya gejala anxiety problem. Iya, saya punya rasa cemas yang cukup berlebih.  Mungkin terkesan lebay, tapi kecemasan saya itu sampai bikin kondisi kesehatan saya tumbang. Tumbang, saya jadi serba ingin multitasking dan merasa cemas berlebih aja kalau ada yang belum selesai. Istilahnya di bahasa sunda nya gugurudugan dan ngarawuh ku siku.

Demi menjaga kewarasan, sebisa mungkin sebelum urgent harus ke psikolog, banyak hal yang saya lakukan buat self help lebih awal. Saya punya kebiasaan baru menonton channel youtube yang memotivasi dan menyortir hl-hal yang bikin down. Di kondisi itu, saya ingin bisa lebih tenang, less panic, and more mindful living.

Oke, balik lagi chanel youtube yang saya tonton. Berawal dari ketidaksengajaan karena muncul di laman utama, saya menemukan Greatmind nya Marissa Anita. Kalau yang tahu acara jadul di Metro TV, 8-11 show, pasti nggak aneh sama kepiawaian host yang satu ini. Video yang saya pertama kali tonton itu adalah Monotasking.

Supaya nggak penasaran saya taruh videonya dibawah ini, biar pada nonton juga :).





Siapa sangka, dari menonton video ini, dampaknya cukup besar di hidupku. Bagaimana nggak, sebagai seorang ibu baru yang bekerja, rasanya related banget sama tema ini. Kebanyakan ibu di tuntut multitasking, mau urusan dirumah maupun pekerjaan. Sadar nggak sadar, saya pun mengiyakan banget kalau multitasking ini segalanya. Padahal multitasking ini lama-lama bikin energi itu habis percuma. Karena seperti di videonya, multitasking itu nggak bisa bekerja dengan baik, karena otak manusia nya pun di design monotasking.

Mengerjakan satu per satu, demi fokus hasil maksimal dan juga kewarasan :).

Perjalanan monotasking ini saya mulai dari awal tahun, setelah saya pulang habis rawat inap di rumah sakit, tepatnya. Sambil mencicil tenaga dan fokus di masa pemulihan, monotasking ini ternyata berdampak sangat positif buat saya pribadi.

Beberapa manfaat monotasking yang saya rasakan, akan saya tuangkan di poin berikut :

1. Lebih Fokus dan Pekerjaan Minim Error

Pernah dengar istilah baby's brain pada ibu hamil dan menyusui? Singkatnya ya kondisi otak kurang fokus, dan mudah kosong. Ini saya alami betul, dan saya juga sadar kalau efek babys brain ini cukup mengganggu saya. Kondisi ini juga makin parah, kalau saya maksain untuk multitasking, jadi nggak ada hasil yang maksimal yang dikerjakan, huhu.

Beruntung setelah monotasking, saya jadi bisa lebih fokus dan pekerjaan yang saya kerjakan jadi bisa maksimal dan erornya cukup berkurang. Lumayan banget kan, nggak banyak revisian pas diminta bikin berkas ama atasan.

2. Berkurang (Malah Tidak) Proscrastinating

Monotasking mengurangi kebiasaan jelek saya yang mudah terpancing fokus, atau procrastinate. Iya kebiasaan ini saya punya dari lama, dari sebelum menikah pun yaa gitu. Contoh aja, nulis blog aja dulu nggak bisa diem depan laptop sampai tulisannya selesai. Kadang malah buka youtube, atau malah ngerjain hal lain dan akhirnya postingan saya yang mau publish lebih lama beresnya #curhat.  Tapi itu dulu, sekarang beneran bisa nulis dengan tenang dan selesai di satu waktu.

Hal ini pun nggak cuma berlaku buat ngeblogging aja, tapi pekerjaan juga. Maka jangan heran kalau saya nggak pernah atau langka share soal pekerjaan di socmed, karena saya fokus monotasking, hehe.


3. Pekerjaan Jauh Lebih Cepat Selesai

Ini nih dampak terbesarnya, semua jadi lebih cepet selesai dan lebih terprioritas. Memang kenikmatan luar biasa kalau pekerjaan bisa jauh lebih cepat selesai. Selain bisa santai sejenak buat sekedar nyeduh susu coklat pas kerja, tentunya saya jadi lebih konsen saat ngerjain pekerjaan selanjutnya.

Nggak ada hal yang bikin saya cemas, atau merasa dikejar-kejar berlebihan. Walaupun deadline mah tetep ada aja, hehe. Anxiety yang rasakan juga jauh lebih berkurang, seenggaknya ga ada beban yang bikin rasa takut saya bertambah besar.

4. Good Time Management

Dengan monotasking, mengerjakan sesuatu jadi punya timeline dan prioritas yang jelas. Otomatis ini pengaruhnya besar dalam mengatur waktu. Lebih dari itu sih, dengan monotasking juga bisa ngaruh secara tidak langsung ke financial. Jadi waktu adalah cuan itu nyata adanya manteman.

5. Punya Quality Time Lebih Dirumah

Khusus yang ini mungkin dirasa pas lagi libur kerja atau dirumah. Kalau beres ngerjain ini itu, saya punya waktu lebih buat sekedar motoin produk, atau malah baca buku dengan tenang. Apalagi kalau masih ada mba yang bantu jagain anak, kan zen mama banget dirumah. Percayalah rebahan itu enak banget, apalagi bisa ikut bobo siang sama anak, rasanya surga banget buat ibu-ibu mah hahaha.

Panjang juga ya curhatan saya yah, ternyata haha. Intinya dalam proses mengurangi anxiety problem saya bakal melakukan hal apapun yang positif yang bisa mencipakan ketenangan. Ketenangan yang akhirnya saya bisa mengerti seutuhnya, adalah kunci dalam melakukan banyak hal.

Bukan untuk mengambil keputusan krusial butuh ketenangan, tapi sehari-hari, even mengerjakan pekerjaan domestik juga perlu banget yang namanya ketenangan. Supaya fokus dan capaian sehai-hari juga tercapai. Kalau goals kecil saja bisa terwujud, insha allah yang besar juga bisa kan? hehe.

Punya cara-cara supaya tetep istiqomah dalam monotasking? Yang mulai atau malah sudah terbiasa monotasking, boleh banget share di comment gimana, hehe.

postingan ini collaboration with BHB


All right reserved.
Do not copy-paste without allowance 
Or any permission from authors.
Tuesday, February 25, 2020

Review : Bioderma H2O Sebium

Pilihan cleanser untuk digunakan membersihkan makeup saat ini banyak banget opsinya, gak melulu sabun terus. Salah satu cleanser yang cukup hype adalah micellar water. Saya inget betul, sekitar 2-3 tahun ke belakang banyak brand lokal dan drugstore di Indonesia launching micellar water. Namun dibalik hype nya micellar water, saya nggak antusias untuk cicip.

Iya nggak tertarik, setelah saya mencoba salah satu brand drugstore dan reaksinya negatif di kulit saya. Kulit saya nggak berjodoh dong karena gatal-gatal ke arah iritasi, huhu. Cukup traumatis buat saya mencoba micellar water lagi, meski bukan dari brand yang sama.


Sampai akhirnya saya dapat socobox di akhir tahun 2019, socobox edisi best of 2019. Salah satu produk yang saya dapatkan adalah micellar water dari bioderma. Jadi ini pertama kalinya saya review micellar water di blog ini, perdana banget. Awalnya agak maju mundur buat review ini, tapi akhirnya saya bismillah aja deh, memberanikan diri mencicip Bioderma Sensibio H2O.

Sebagai pelopor micellar water, Bioderma ini sudah banyak dikenal orang-orang diluar sana sejak tahun 1970-an. Malah kalau saya perhatikan, bioderma ini concern untuk skincare di kulit sensitif, acne prone, dan kombinasi. Sebelum pakai micellar water nya, saya sudah pernah beli dan pakai Bioderma Hydrabio Brume Spray dan memang ramah di kulit sensitif dan untuk kulit bayi.


Bioderma Sensibio ini packaging nya simple banget. Mau ukuran kecil sampai yang paling besar yang ada pump nya pun, sama-sama simple. Pilihannya dari 100 ml, 250 ml, dan yang terbaru 500 ml dengan pump. Botol plastik dengan tutup warna pink. Dengan kemasan simple, keliatan micellar water yang di dalamnya juga memang jernih dan bener-bener mirip air mineral.



Ingredients yang digunakan juga nggak banyak list nya. Tinggal zoom di fotonya yah, hehe. Saya pribadi seneng ada bahan cucumber extract, karena bikin muka segar dan relaxing pas dipakai di wajah. Micellar water ini nggak mengandung paraben, no colorants, dan memang khusus varian sensibio ini no fragrance. Buat kalian yang kuat sama wewangian bisa jugu cicip saudaranya yang varian Sebium karena khusus untuk kulit normal to oily.


Memang harga dan kualitas itu nggak bohong, tekstur micellar water dari Bioderma ini memang juara banget. Teksturnya ringan bener-bener mirip air, nggak ada feel sticky sama sekali. Apalagi Bioderma Sensibio yang nggak ada wanginya muka berasa lagi wudhu aja. Mungkinkah ini skincare air wudhu yang di gadang-gadang netizen? haha.

Walaupun ringan, percayalah cleansing power dari micellar water yang satu ini mantul banget. Biasanya saya pakai micellar water ini hanya malam hari saja, setelah beraktivitas sebelum ke tahap night skincare. Yang saya suka, tidak perlu boros-boros amat saat pakai micellar water saat digunakan. Sedikit saja, sekitar 5 tetes dikapas cukup bisa menghapus daily makeup dan skincare. Saat menggunakan heavy makeup tinggal ditambah lagi aja sampai dirasa bersih.



Dipakai untuk membersihkan muka yang cukup full makeup aja udah oke, as  pre cleanser sebelum di bersihkan sama oil cleanser. Tidak ada sensasi pedih dimata, meskipun masih kurang angkat produk makeup yang waterproof. Saya pribadi, terkadang pakai ini juga as cleanser toner, buat mastiin residu make up nya bener-bener habis. Setelah dipakai, wajah juga rasanya fresh dan juga lembap, tidak kesat atau kering.

Malah terkadang kalau lagi cape banget, saya hapus daily skincare + powder cuma pakai ini aja langsung dibawa tidur. Alhamdulilah sejauh ini nggak ada jerawat atau beruntusan yang muncul besoknya, tapi mohon maaf jangan ditiru yah manteman. Tetep harus rajin double cleansing, ok? ;).

Dengan hasil yang memuaskan dan cocok di wajah, sangat wajar Bioderma Sensibio H2O jadi holy grail di banyak orang. Termasuk saya, yang tadinya cukup skeptis dengan micellar water. Memang iya bioderma ini daya bersihnya luar biasa, dan ramah di kulit sensitif.



Harga bioderma ini memang nggak murah dibanding merk lain, tapi percayalah ini memang bagus dan bisa dipakai dengan irit. Irit, karena tidak perlu banyak-banyak pun hasil bersihnya maksimal. Pasti repurchase sih untuk micellar water yang satu ini, tinggal sambil nunggu promoan aja deh atau nggak belanja di Sociolla pakai refferal code seperti gambar dibawah ini, hehe. Pada suka Bioderma Sensibio H2O ini juga kan? Atau malah suka varian bioderma yang lainnya?




All right reserved.
Do not copy-paste without allowance 
Or any permission from authors.
Thursday, February 13, 2020

Ciplukan, Buah Imut Kesayangan Dari Hutan Dengan Gizi Melimpah




Kalau baca linimasa dan media online, sama acara televisi luar soal lingkungan, kadang suka sedih akutu akhir-akhir ini lihat kondisi hutan di Indonesia. Ya gimana gak sedih, pembakaran hutan dimana-mana, belum lagi flora dan fauna yang tinggal di habitat tersebut ikut menderita dan jadi terancam punah.

Meskipun hanya seorang working mom, tapi akutu gak bisa lihat aja tapi sedih juga belum bener-bener bisa ada kontribusi nyata juga. Padahal aku punya mimpi, kelak anak dan cucu masih bisa melihat betapa megahnya hutan-hutan Indonesia, seperti foto aku diatas paragraf ini, hehe.

Megah hutan di Indonesia,selain pelestarian alam, hutan kita juga punya sumber pangan yang luar biasa. Seperti di acaranya Bear Grylls, kalau hutan sumber makanan. Terutama hutan tropis juga kaya bahan makanan yang bisa dimanfaatkan, malah bisa jadi salah satu cara untuk bertahan hidup.




Serius, makanan dari hutan itu tersedia banyak dan beraneka ragam. Mulai madu, umbi-umbian, jamur yang edible, hingga buah-buahan dari tanaman berkayu sampai tanaman perdu tersedia dan bisa dimanfaatkan.
Makanan favorit yang berasal dari hutan adalah Ciplukan atau Golden Berry. Siapa disini yang nggak tahu Golden Berry?  Si buah yang punya nama daerah banyak versi. Di Indonesia saja punya sebutan ciplukan, cecendet (Bahasa Sunda), sedangkan versi baratnya inca berry, Peruvian groundcherry, poha berry, goldenberry, husk cherry and cape gooseberry. Nama latin dari ceplukan ini adalah Physalus. Meski bukan tanaman yang berkayu, ciplukan ini bisa tumbuh liar juga loh di hutan, dan juga bisa dibudidayakan juga.



Secara taksonomi, ciplukan ini memiliki kekerabatan dekat dengan tomat dan juga terong. Sehingga punya sifat yang cukup mirip dan buahnya memiliki kadar air yang cukup tinggi seperti tomat ceri atau terong ukuran kecil seperti pepino dan terong belanda. 

Saya sendiri tahu dan jadi cinta banget sama Ciplukan atau Cecendet ini karena saat mendiang bapak saya ada, beliau seneng banget makan dan juga sempat tanam si buah kuning yang satu ini. Sayangnya tanaman cecendet ini habis karena hama ulat. Padahal kalau sukses ditanam dan panen terus saya gak perlu repot beli, huhu.

Kenapa sih sama Ciplukan? Se-hits itukah buah yang unik ini?

Eits, jangan salah cecendet alias ciplukan ini punya segudang khasiat dan juga manfaat loh dari segi gizi dan kesehatan. Sebagai ahli gizi, tentu saya kepo banget dong ingin tahu nilai gizi dari buah yang digadang-gadang sebagai superfood ini. Nilai gizi ciplukan a.k.a golden berry dari USDA web adalah sebagai berikut : 



Banyak banget bukan kandungan gizi dari golden berry ini, kaya akan vitamin dan mineral. Selain itu, ciplukan juga mengandung antioksidan tertentu seperti beta carotene, yang terlihat di warna ciplukan yang oranye kekuningan. Terdapat juga antioksidan lain seperti polifenol, lutein, zeaxantine, lycopene/ likopen. Menurut healthline.com, antioksidan ini paling banyak dalam ciplukan saat buah dalam kondisi matang atau ripe

Manfaat antioxidan yang ada dalam buah ciplukan adalah utuk mengurangi dan menangkal radikal bebas. Radikal bebas yang ada dalam sel bisa dengan mudah diurai dan diikat oleh antioksidan supaya tidak terus menerus merusak sel. Radikal bebas bisa menyebabkan penyakit degeneratif parah seperti kanker. Secara umum fungsi antioksidan dalam ciplukan dikutip dari Health.com memiliki fungsi sebagai berikut :
  • Beta carotene : sebagai salah satu bentuk nabati vitamin A punya fungsi untuk kesehatan penglihatan 
  • Lutein, Zeaxantine, dan likopen : membantu mencegah glukoma pada penderita Diabetes Mellitus
  • Polifenol untuk meningkatkan imunitas tubuh.
  • Vit C dan E berperan sebagai antioksidan sekaligus untuk daya tahan tubuh 
sumber : Instagram @kompascom


Ciplukan juga ini mudah banget di konsumsi, tingal kupas dari kulitnya, cuci, dan bisa dikonsumsi langsung. Rasanya ciplukan kuning ini seperti buah tomat tapi ada rasa kecut dan manis. Wajar memang, mengingat ciplukan ini masih bersaudara dengan tomat dari klasifikasi tanaman terong-terongan. Mudah banget dan no drama memang untuk makan ciplukan. Saya pribadi belum pernah makan ini dalam kondisi di jus, karena dimakan langsung pun udah enak dan segar banget.

Secara ekonomis, buah ciplukan ini juga punya nilai ekonomis yang cukup bisa diperhitungkan loh. Seingat saya ditahun 2019 lalu, banyak yang mulai menjual ciplukan ini via online. Mulai dari level petani hingga e-commerce yang concern sayur buah organik pun jualan ciplukan ini. Harganya pun bervariasi, mulai dari IDR 80.000 - 100.000 per kilogram nya. Kalau mau beli yang di pak kecil juga ada dengan isi 200-500 gram, dengan harga yang variatif. Kalau di Bandung beberapa supermarket juga banyak yang sudah jual ciplukan kupas dengan kemasan mini ini.



Nah, tanpa terasa saya jadi ingin lebih sayang kan yah sama hutan, apalagi kita tinggal di negara tropis yang hutannya kaya banget. Demi menjaga hutan dan kelestariannya yang harus sustainable, jangan lupa kalian mampir dan lihat updatenya di laman atau website WALHI.

Walhi ini adalah lembaga non pemerintah atau non government organization (NGO) yang punya kepedulian atau concern terhadap alam dan hutan Indonesia. Berdiri sejak 1980 (aku belum lahir coba), dan masih aktif sampai sekarang. Kalian juga bisa gabung dan juga berdonasi disana, selain itu kalian juga bisa ikut berperan aktif loh.

Panjang juga ya ternyata bahas ciplukan aja, padahal sumber pangan dari hutan ini masih banyak. Kalau pembaca disini ada yang punya makanan favorit hasil hutan juga nggak? Boleh banget cerita di kolom komentar, soalnya saya juga pengen tahu pangan dari hutan lainnya yang punya fungsi luar biasa. Siapa tahu bisa manfaat dan juga saya icip, hihi.


Postingan dan blog ini berpartisipasi di lomba blog dari Blogger Perempuan dan WALHI

All right reserved.
Do not copy-paste without allowance 
Or any permission from authors.
Saturday, February 1, 2020

Tata Cara Membuat Surat Kuasa Pengambilan Paspor yang Mudah


Sumber : Cek Aja.com


Pernah kesulitan nggak untuk ambil paspor tapi nggak ada waktu? Padahal udah mepet banget mau ke luar negeri. Ada solusinya kok, pakai saja surat kuasa pengambilan paspor. Surat kuasa pengambilan paspor adalah surat yang dibuat untuk memberikan sebuah wewenang kepada orang lain untuk mengambilkan paspor si pemberi kuasa. 

Paspor merupakan sebuah surat yang dipakai untuk berpergian keluar negeri/ surat keterangan dari dinas imigrasi jika yang bersangkutan berasal dari suatu negara. Dalam pembuatan paspornya, kadang bisa selesai 1 hari atau bisa juga membutuhkan waktu lebih lama, paling lambat 3 hari. Sehingga perlu datang lagi ke kantor imigrasi yang kadang si pembuat berhalangan dan tak bisa hadir. Di sinilah fungsi surat kuasa agar pihak imigrasi percaya kalau si pengambil paspor adalah suruhan si pembuat paspor. Lalu, bagaimana tata cara membuat surat kuasa pengambilan paspor yang mudah? Yuk, simak langkahnya berikut ini! 
Cara Membuat Surat Kuasa Pengambilan Paspor
1. Menyusun Format Surat Kuasa Pengambilan Paspor yang Benar



Berikut ini merupakan format surat kuasa pengambilan paspor yang dapat dijadikan pedoman sebagai salah satu syarat untuk mengambil paspor yang diwakilkan.
a. Tulislah tulisan “SURAT KUASA” dengan huruf kapital
Tulisan "surat kuasa" berfungsi sebagai judul sekaligus pembuka dari surat, tulisan tersebut terletak ditengah-tengah bagian atas kertas.
b. Tulislah nama serta data diri pembuat paspor
Wajib bagi pembuat untuk menuliskan nama yang memberikan kuasa, dengan diawali kalimat “saya yang bertanda tangan dibawah ini”. Kemudian, di bagian bawahnya, tulislah data diri si pembuat paspor seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, lalu alamat, jenis kelamin, pekerjaan, No. KTP/SIM dan berbagai informasi penting yang lain.
c. Tulislah identitas pihak yang diberi kuasa/wewenang
Sama seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pembuat juga harus menyebutkan nama, alamat untuk pihak yang diberi kuasa/wewenang.
d. Menjelaskan kebutuhan pembuatan kuasa
Di bagian ini, menjelaskan tentang tujuan dari pembuatan surat kuasa tersebut secara detail yakni tentang pengambilan paspor. Tulislah dengan sejelasnya agar pihak yang dituju bisa paham. 
e. Berikan kalimat penutup
Kalimat penutup ini dapat berbentuk keterangan penutup isi surat tersebut. 
f. Cantumkan tanggal pembuatan dan tanda tangan pihak pertama serta pihak kedua
Pastikan tuliskan tanggal yang benar dalam surat kuasa. Unsur terakhir ini sangatlah penting dalam pembuatan surat kuasa, jadi jangan sampai lupa menuliskannya pada surat kuasa yang ingin diajukan.
2. Buat Kalimat Surat Kuasa yang Ramah dan Positif
Cara membuat surat kuasa pengambilan paspor yang kedua adalah untuk membuat kalimat dalam surat kuasa yang ramah dan positif. Ini sangat penting dilakukan karena surat kuasa sejatInya berisi permohonan. Maka dari itu, agar permohonan tersebut dapat terlaksana dengan baik, gunakan kalimat yang sesuai dengan bahasa yang ramah dan positif. 
3. Tuliskan Isi Surat dengan Ringkas dan Padat

Cara membuat surat kuasa pengambilan paspor berikutnya yaitu dengan menuliskan isi surat yang singkat dan padat. Artinya, hanya tulis poin-poinnya saja, jangan terlalu panjang. Tuliskan kalimat yang efektif yang mengandung maksud dan tujuan agar si penerima bisa langsung paham dengan kemauan di pengirim. 
4. Isi Surat Harus Mencakup Seluruh Informasi
Surat ini memang harus mencakup seluruh informasi tapi dengan tetap secara singkat dan sejelas - jelasnya. Tuliskan informasi sesuai format yang sudah disebutkan sebelumnya dengan benar, pastikan cek kembali kebenaran isinya dari awal untuk menghindari kemungkinan adanya kesalahan data. Namun, perlu diingat bahwa penulisannya harus tetap singkat dan jelas. 
5. Jangan Lupa Berikan Materai
Cara membuat surat kuasa pengambilan paspor selanjutnya adalah dengan memberikan materai. Supaya surat kuasa yang akan digunakan memiliki kekuatan hukum yang sah, maka diperlukan juga untuk memberikan materai sebelum ditandatangani. Jika tidak, maka pihak kantor imigrasi mungkin tidak akan memenuhi permintaan si pembuat untuk memberikan paspor yang dimaksud. 
6. Pilih Orang yang Terpercaya


Langkah terakhir dalam cara membuat surat kuasa pengambilan paspor ialah memastikan untuk memberi wewenang pada orang terpercaya. Apabila meminta orang lain untuk mengambil paspor, maka tentu ada syarat pengambilan paspor yang harus dipenuhi. Orang yang mewakili pengambilan paspor tersebut dapat membawa surat kuasa yang sudah ditandatangani, dan pihak imigrasi akan dapat memenuhi permintaan pengambilan paspor. Jadi, bukan hal yang sulit mengambil paspor diwakilkan kepada orang lain.
Mudah dan jelas kan, penjelasan tentang tata cara membuat surat kuasa pengambilan paspor yang mudah. Ingin belajar lebih lanjut tentang surat kuasa atau tips-tips surat kuasa lainnya? Simak terus informasi terbaru dari CekAja.com ya. 



All right reserved.
Do not copy-paste without allowance 
Or any permission from authors.